Senin, 12 Maret 2012

PENDIDIKAN BERKARAKTER SEBAGAI SARANA MEMINIMALISIR BULLYING PADA SISWA MELALUI MATA PELAJARAN


Kondisi sistem pendidikan negeri ini yang carut-marut menjadikan semakin banyak tindakan kriminal, kekerasan dan pelanggaran hak asasi, sehingga pada saat ini banyak terjadi banyak kekerasan di dalam dunia pendidikan.
Banyak macam tindakan bullying yang dilakukan pelajar antara lain secara psikologis seperti memfitnah, mempermalukan, menakut-nakuti, menolak, menghina, melecehkan, mengecilkan, mentertawakan, mengancam, menyebarkan gosip. mencibir, dan mendiamkan, sedang secara fisik seperti menendang, menempeleng, memukul, mencubit, menjotos, menjewer, lari keliling lapangan, push up, bersihkan WC, dan memalak. Secara verbal seperti berteriak, meledek, mengata-ngatai, name calling, mengumpat, memarahi, dan memaki. Dalam bullying perlu kita cermati karena tak ada seorang pun punya hak dan alasan untuk membullying orang lain. Serta tak ada seorangpun layak menjadi korban bullying. 
Pendidikan merupakan salah kunci untuk meraih sukses, dari berbagai bidang  pendidikan  menempati posisi yang strategis dalam reproduksi dan memproduksi ilmu pengetahuan, baik itu pendidikan formal maupun nonformal. Selain itu pendidikan bisa jadi  merupakan akar dari permasalahan konflik serta tempat berlangsungnya eskalasi serta pelestarian konflik. Hal ini dikarenakan  pengetahuan-pengetahuan yang disampaikan terkadang cenderung mencetak main frame berpikir seseorang atau sekelompok masyarakat bersifat truth claim (klaim kebenaran) atas pengetahuan tertentu. Pengetahuan yang disampaikan melalui pendidikan seolah-olah merupakan kebenaran ”absolut” yang tidak terbantahkan oleh apapun juga. Dalam hal ini perlu ada pelurusan lewat para pendidik, terutama para pendidik bidang studi. Para pendidik bisa mengajarkan pendidikan berkarakter lewat setiap mata pelajaran yang di ampu. dengan cara tersebut diharapkan bisa meminimalisir tindakan bullying dalam perilaku siswa.

PKM-GT_BK_USD_Dendy_Sadtya_Rosa_2012

Senin, 05 Maret 2012

Pengalamanku belajar TI dalam Bimbingan Konseling

Pengalaman yang luar biasa yang saya dapatkan dalam belajar mata kuliah TI Dalam BK. Pengalaman ini juga merupakan pengalaman pertama ku dalam menggunakan kemajuan Teknologi Informatika.
Banyak yang bisa dipelajari dalam mata kuliah ini, seperti membuat video dengan menggunakan Windows Movie Maker, cara browsing secara efektif dan pembuatan akun blog. Semua pelajaran yang telah saya dapatkan kelak akan saya jadikan sebagai bahan dan media dalam memberikan pelayanan bimbingan dan proses konseling di lapangan kerja. Dalam mata kuliah TI dalam BK saya menjadi sadar bahwa peranan dan sumbangsih TI sangatlah banyak dalam membantu kelancaran proses pelayanan bimbingan.
Inilah saatnya untuk memulai perubahan yang baru dimana proses pemberian layanan bimbingan dan konseling akan lebih efektif dengan menggunakan kemajuan Teknologi Informasi.

NB: orang yang bijaksana adalah orang yang bisa melihat dan menggunakan kesempatan yang sekecil mungkin